{"id":12382,"date":"2025-02-21T09:00:14","date_gmt":"2025-02-21T02:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/alterlab.co.id\/?p=12382"},"modified":"2024-12-18T16:00:22","modified_gmt":"2024-12-18T09:00:22","slug":"guide-praktik-terbaik-menggunakan-digicen-22r-untuk-mengoptimalkan-pengawetan-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/guide-praktik-terbaik-menggunakan-digicen-22r-untuk-mengoptimalkan-pengawetan-sampel\/","title":{"rendered":"[guide] Praktik Terbaik Menggunakan Digicen 22R untuk Mengoptimalkan Pengawetan Sampel"},"content":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<strong>Centrifuge berpendingin Digicen 22R<\/strong> dirancang untuk menjaga integritas sampel sensitif suhu sambil memberikan hasil yang presisi dan andal. Untuk memastikan pengawetan sampel yang optimal serta memperpanjang masa pakai centrifuge Anda, berikut adalah beberapa praktik terbaik yang perlu diikuti:<\/p>\n<p><strong>1. Pendinginkan Rotor dan Ruang Sebelumnya<\/strong><br \/>\nSebelum memulai proses sentrifugasi, dinginkan rotor dan ruang hingga suhu yang diinginkan. Langkah ini sangat penting untuk menjaga bahan biologis seperti enzim, protein, dan asam nukleat. Gunakan mode pendinginan awal pada Digicen 22R untuk menstabilkan suhu sebelum memasukkan sampel.<\/p>\n<p><strong>2. Gunakan Rotor dan Pengaturan yang Tepat<\/strong><br \/>\nPilih rotor yang paling sesuai dengan aplikasi Anda. Sistem REI (Rotor Easy to Install) pada Digicen 22R memudahkan proses ini dengan memungkinkan pergantian rotor yang cepat dan tanpa alat. Pastikan Anda mengatur kecepatan (RPM) dan waktu dengan benar untuk menghindari kerusakan sampel. Untuk sampel sensitif, ikuti parameter yang disarankan untuk gaya sentrifugal (g-force) dan suhu agar integritasnya tetap terjaga.<\/p>\n<p><strong>3. Seimbangkan Beban dengan Benar<\/strong><br \/>\nBeban yang tidak seimbang dapat menyebabkan getaran dan merusak centrifuge atau rotor. Selalu seimbangkan tabung dengan menempatkannya secara simetris di rotor dan menggunakan volume cairan yang sama. Praktik ini mencegah keausan sekaligus memastikan hasil pemisahan yang konsisten.<\/p>\n<p><strong>4. Pantau dan Pertahankan Suhu<\/strong><br \/>\nSistem kontrol suhu bawaan pada Digicen 22R memungkinkan Anda menjaga suhu hingga serendah -10\u00b0C. Pantau tampilan suhu secara berkala untuk memastikan konsistensi selama proses berlangsung.<\/p>\n<p><strong>5. Bersihkan dan Rawat Peralatan<\/strong><br \/>\nSetelah setiap penggunaan, bersihkan rotor dan ruang untuk menghilangkan residu yang dapat mengganggu sampel berikutnya. Ikuti panduan pemeliharaan dari pabrikan untuk memastikan umur panjang centrifuge.<\/p>\n<p>Dengan menerapkan praktik terbaik ini, Digicen 22R menjadi mitra andal dalam mengoptimalkan pengawetan sampel, memastikan hasil yang akurat dan dapat direproduksi untuk berbagai aplikasi laboratorium.[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]Centrifuge berpendingin Digicen 22R dirancang untuk menjaga integritas sampel sensitif suhu sambil memberikan hasil yang presisi dan andal. Untuk memastikan pengawetan sampel yang optimal serta memperpanjang masa pakai centrifuge Anda, berikut adalah beberapa praktik terbaik yang perlu diikuti: 1. Pendinginkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":12387,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"2.8.11","language":"id","enabled_languages":["en","id"],"languages":{"en":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":true,"content":true,"excerpt":false}}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12382"}],"collection":[{"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12382"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12389,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12382\/revisions\/12389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alterlab.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}